Perkuat Sinergi Pertanian, JATAM Jombang Lakukan Silaturahmi dan Studi Tiru ke JATAM Bojonegoro

Share

Mentari.or.id-Jaringan Tani Muhammadiyah (JATAM) Jombang melaksanakan kegiatan silaturahmi dan studi tiru ke JATAM Bojonegoro pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di basecamp JATAM Bojonegoro yang berlokasi di kediaman Ketua JATAM Bojonegoro, Agus Na’im.

Rombongan JATAM Jombang yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Nanang, yang juga merupakan putra asli Bojonegoro. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro serta pengurus JATAM Bojonegoro. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua PDM Bojonegoro H. Muslih, M.Pd., Penasihat JATAM Bojonegoro Suwarto, S.P., Sekretaris Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Bojonegoro Qodir, serta Ketua JATAM Bojonegoro Agus Na’im.

Dalam sambutannya, H. Muslih, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keaktifan JATAM Bojonegoro dalam mengembangkan berbagai program pertanian yang inovatif dan berkelanjutan. Menurutnya, kiprah JATAM Bojonegoro di bawah kepemimpinan Agus Na’im telah menjadi rujukan bagi daerah lain, termasuk JATAM Jombang, untuk melakukan silaturahmi sekaligus belajar secara langsung.

Ia menilai program pertanian ramah lingkungan yang dikembangkan JATAM Bojonegoro merupakan contoh konkret penguatan pertanian berbasis kemandirian dan keberlanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua JATAM Bojonegoro Agus Na’im mengucapkan selamat datang kepada rombongan JATAM Jombang dan menegaskan pentingnya pertukaran pengetahuan antardaerah dalam mengembangkan sektor pertanian. Ia juga menyampaikan rencana balasan silaturahmi ke Jombang untuk mempelajari secara langsung budidaya tanaman melon yang telah berhasil dikembangkan oleh JATAM Jombang.

Perwakilan JATAM Jombang menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Mereka mengungkapkan ketertarikan untuk mempelajari lebih mendalam Teknik Bertani Ramli, khususnya terkait penerapan Teknologi Biosaka dan sistem N-Level 1 yang menjadi program unggulan JATAM Bojonegoro.

Puncak kegiatan studi tiru ditandai dengan pemaparan materi dan praktik langsung Teknologi Biosaka, mulai dari konsep dasar, standar operasional prosedur (SOP) pencarian bahan, pembuatan, hingga pengaplikasian di lahan pertanian. Materi disampaikan oleh Sekretaris JATAM Bojonegoro, M. Abdul Rohim, dan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan Biosaka.

Kegiatan praktik tersebut didukung oleh Muh. Efendi selaku anggota JATAM Bojonegoro Bidang Inovasi dan Teknologi, serta Didik, Ketua JATAM Cabang Kalitidu. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, berdiskusi, serta mengajukan pertanyaan terkait efektivitas dan manfaat teknologi tersebut dalam meningkatkan hasil pertanian.

Melalui kegiatan silaturahmi dan studi tiru ini, JATAM Jombang dan JATAM Bojonegoro berharap dapat memperkuat jejaring antardaerah serta mendorong terwujudnya pertanian Muhammadiyah yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi kesejahteraan petani dan kemaslahatan umat.

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *