Mentari.or.id-Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Daerah Bojonegoro menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LAZISMU Bojonegoro Tahun 2026 pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus 2 Sumodikaran.
Rakerda tersebut diikuti oleh seluruh Kantor Layanan (KL) LAZISMU se-Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja LAZISMU Bojonegoro agar semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Acara Rakerda secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro), Drs. H. Suwito, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola lembaga filantropi agar mampu menjawab tantangan sosial sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Mengusung tema “Optimalisasi Filantropi untuk Penguatan Tata Kelola LAZISMU Bojonegoro dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”, Rakerda ini diharapkan mampu mendorong peran LAZISMU dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Selain pembahasan program kerja dan evaluasi kinerja, rangkaian kegiatan Rakerda juga diisi dengan pengumuman LAZISMU Bojonegoro Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada Kantor Layanan yang berprestasi. Pada kesempatan tersebut, KL LAZISMU Sumberrejo dinobatkan sebagai Kategori Pemberdayaan Terbaik se-Kabupaten Bojonegoro atas kontribusinya dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui Rakerda ini, LAZISMU Bojonegoro meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi antar Kantor Layanan, demi terwujudnya pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.






