Mentari.or.i- Dalam rangka mengukur dan memetakan kemampuan bahasa Inggris siswa kelas akhir, SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora melaksanakan kegiatan TOEFL Prediction bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap melanjutkan studi serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Kepala SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora, M. Guntur, menyampaikan bahwa TOEFL Prediction memiliki nilai strategis sebagai instrumen evaluasi akademik bagi siswa kelas akhir. Menurutnya, melalui kegiatan ini sekolah memperoleh gambaran objektif mengenai kemampuan bahasa Inggris siswa.
“Melalui tes ini, sekolah mendapatkan peta kemampuan bahasa Inggris siswa secara objektif. Hasilnya dapat menjadi dasar pendampingan lanjutan, baik untuk persiapan studi lanjut, seleksi perguruan tinggi, maupun program beasiswa,” ujarnya.
Pelaksanaan TOEFL Prediction dilakukan secara tertib dan terstandar, meliputi aspek listening, structure, dan reading. Guru pembina kegiatan, Helmi G., menjelaskan bahwa tes ini juga berfungsi sebagai sarana pembiasaan siswa dalam menghadapi asesmen berstandar internasional.
“Kami ingin siswa terbiasa dengan format tes TOEFL sejak di bangku sekolah agar lebih siap dan percaya diri ketika menghadapi tes serupa di jenjang berikutnya,” jelasnya.
Senada dengan itu, Arista, selaku pembimbing kegiatan, menambahkan bahwa TOEFL Prediction juga menjadi pemantik motivasi belajar siswa. Menurutnya, kegiatan ini tidak semata-mata mengejar skor, tetapi mendorong siswa untuk mengenali posisi kemampuan diri dan terus meningkatkan kompetensi bahasa Inggris.
“TOEFL Prediction bukan hanya soal nilai, tetapi bagaimana siswa memahami kekuatan dan kelemahan mereka sehingga terdorong untuk terus belajar,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat dari respons para siswa. Rozi, siswa kelas XII, mengaku kegiatan ini sangat membantu dalam memetakan kemampuan bahasa Inggrisnya. “Kami jadi tahu sejauh mana kemampuan bahasa Inggris kami dan apa yang perlu ditingkatkan sebelum lulus,” ujarnya. Sementara itu, Nana, siswi kelas XII, menilai TOEFL Prediction sebagai pengalaman berharga. “Tes ini memberi gambaran nyata tentang standar tes bahasa Inggris, sehingga kami lebih siap menghadapi tantangan setelah lulus,” katanya.

Melalui kegiatan TOEFL Prediction ini, SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada kesiapan lulusan menghadapi masa depan dengan kompetensi global, karakter kuat, dan semangat belajar berkelanjutan.
Penulis: Tim Humas dan IT At-Tajdid







