Mentari.or.id- Program tahfidz Al-Qur’an menjadi salah satu program unggulan di SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Sejak awal berdiri, sekolah ini secara resmi memasukkan tahfidz Al-Qur’an ke dalam kurikulum pembelajaran sebagai upaya membentuk generasi Qur’ani yang berkarakter dan berprestasi.
Program tahfidz dilaksanakan secara terstruktur dan terjadwal dalam kegiatan belajar mengajar. Setiap kelas dibagi menjadi tiga kelompok kecil, dan masing-masing kelompok didampingi oleh satu guru tahfidz. Sistem tersebut diterapkan agar proses pembinaan hafalan berlangsung lebih efektif, terkontrol, serta mampu menjangkau seluruh siswa secara merata.
Pada setiap jam pelajaran tahfidz, siswa menyetorkan hafalan kepada guru pendamping sesuai dengan kelompoknya. Setoran dilakukan secara bergiliran sehingga setiap siswa memperoleh waktu yang cukup untuk memperdengarkan hafalan serta mendapatkan koreksi, baik dari sisi kelancaran bacaan maupun ketepatan tajwid.
Untuk mendukung pemantauan perkembangan hafalan, setiap siswa dibekali buku tahfidz pribadi. Buku tersebut berisi catatan progres hafalan dan berfungsi sebagai sarana kontrol bersama antara sekolah dan orang tua. Orang tua turut mengetahui serta menandatangani perkembangan hafalan anak sebagai wujud sinergi pendidikan antara sekolah dan rumah.
Selama tiga tahun masa belajar, sekolah menargetkan setiap siswa mampu menghafal 3 juz Al-Qur’an. Target tersebut disusun secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan siswa pada setiap jenjang kelas.
Sebagai bentuk evaluasi akhir, sekolah menyelenggarakan munaqosah bagi siswa kelas IX. Munaqosah merupakan ujian hafalan yang bertujuan menguji kelancaran, ketepatan bacaan, serta kualitas hafalan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro.
Melalui program tahfidz yang terintegrasi dalam kurikulum ini, SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki hafalan Al-Qur’an sebagai bekal spiritual dan pembentukan karakter di masa depan.
Kontributor: Ulfa Rosyidah
![]()





