Mentari.or.id II Bulan suci Ramadan menjadi momen istimewa bagi banyak orang, termasuk para murid SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Di tengah pelaksanaan ibadah puasa, para murid tetap menjaga semangat belajar sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di lingkungan sekolah. (27/2/2026)
Selama Ramadan, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung dengan baik. Para murid mengikuti proses belajar mengajar dengan penuh antusias meskipun menjalankan ibadah puasa.
Salah satu murid kelas VII-B, Nadia, menuturkan bahwa suasana Ramadan terasa sangat bermakna.
“Rasanya bahagia bisa dobel ibadah sekaligus, belajar dan berpuasa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Danisha, juga dari kelas VII-B. Ia mengaku tetap antusias mengikuti pembelajaran selama Ramadan.
“Bonus di bulan Ramadan itu kami bisa pulang lebih cepat. Biasanya kan fullday,” katanya sambil tersenyum.
Tidak hanya kegiatan akademik, sekolah juga mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti Training Center Darul Arqom (TCDA), tadarus dan murajaah Al-Qur’an, filantropi Ramadan, berbagi takjil menjelang berbuka, serta pembiasaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut sejalan dengan firman Allah Swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 bahwa ibadah puasa bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa. Puasa tidak hanya melatih hubungan manusia dengan Allah Swt., tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
Rasa lapar yang dirasakan saat berpuasa menjadi pengingat untuk lebih peduli kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Melalui pembiasaan sedekah, berbagi makanan berbuka puasa, serta kegiatan sosial lainnya, murid diajak menanamkan sikap saling membantu, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk karakter murid yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Dengan semangat Ramadan, SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro terus berupaya menciptakan suasana pendidikan yang religius dan positif, sehingga para murid tetap produktif belajar serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan peduli terhadap sesama.
Penulis: Ulfa Rosyidah
![]()





