MENTARI.OR.ID II Sumberrejo – Suasana khidmat menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 12 Sumuragung pada Kamis (12/3/2026). Dalam rangkaian kegiatan Training Center (TC) Darul Arqam, Kepala Kantor Lazismu Sumberrejo hadir untuk membekali para siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya berbagi sejak dini.
Menanamkan Jiwa Filantropi Melalui ZIS
Dalam sesi materi, Kepala Kantor Lazismu memaparkan konsep Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan bahasa yang mudah dipahami oleh para peserta didik. Ia menekankan bahwa ZIS bukan sekadar kewajiban agama, melainkan juga instrumen penting dalam menjaga keseimbangan sosial serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
“Berbagi tidak harus menunggu kaya. Melalui infak dan sedekah yang dilakukan secara konsisten, kita sedang melatih hati untuk peduli terhadap sesama,” ujar Kepala Kantor Lazismu di hadapan para peserta TC.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pentasyarupan atau pendistribusian bantuan kepada siswa yatim dan duafa.
Pentasyarupan untuk Yatim dan Duafa
Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diimplementasikan melalui aksi nyata. Sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang telah disampaikan, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada sejumlah siswa yatim dan duafa yang mengikuti TC Darul Arqam.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Lazismu Sumberrejo. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan para siswa sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Lazismu di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Momentum Penguatan Karakter
Kepala MIM 12 Sumuragung, Abdul Rokim, S.Pd.I., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Lazismu dalam kegiatan TC Darul Arqam memberikan nilai tambah yang lebih aplikatif bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya unggul secara akademis dan dalam ibadah formal, tetapi juga memiliki karakter filantropis yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi.
![]()





