Mentari.or.id-Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan organisasi, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sumuragung melaksanakan kegiatan studi tiru ke PRM Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 4 Januari 2026, bertempat di Masjid MI Muhammadiyah (MIM) 7 Sendangharjo, Brondong, Lamongan.
Kegiatan studi tiru tersebut dihadiri oleh jajaran PRM, PRA, serta organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah Sendangharjo. Turut hadir pula Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong, Lamongan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif melalui dialog antarranting yang menjadi ruang berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam pengelolaan organisasi dan pengembangan amal usaha.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Sendangharjo menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diraih saat ini merupakan hasil dari proses panjang dan kerja kolektif.
“Proses perintisan ini kami mulai sejak tahun 1987, sehingga saat ini PRM Sendangharjo dapat menjadi salah satu ranting percontohan dengan omzet sekitar Rp300 juta per bulan,” ujarnya.
Sementara itu, rombongan PRM Sumuragung hadir dengan jumlah sekitar 60 peserta menggunakan satu armada bus. Peserta terdiri atas unsur PRM, PRA, Ortom, Ketua PCM beserta koordinator, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah Sumuragung.
Ketua PRM Sumuragung, Zaenal, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menimba pengalaman dan pengetahuan dari PRM Sendangharjo.
“Tujuan kami ke sini adalah untuk bersilaturahmi dan berdialog, mencari ilmu serta pengalaman yang dapat kami terapkan dan kembangkan di Sumuragung,” tuturnya.
Kegiatan diawali dengan diskusi dan dialog bersama yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, rombongan PRM Sumuragung melaksanakan kunjungan lapangan ke Al Azhar Mart dan kebun melon milik PRM Sendangharjo sebagai bentuk pembelajaran langsung terkait pengelolaan unit usaha dan penguatan kemandirian ekonomi ranting.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarranting Muhammadiyah serta lahir inovasi-inovasi baru guna memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat akar rumput.
Kontributor: Aan





