Mentari.or.id-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 01 STIT Muhammadiyah Bojonegoro (STIT MUBO) bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Aisyiyah Bojonegoro menggelar kegiatan bakti sosial berupa layanan pengobatan gratis bagi warga Desa Sumberagung, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Sumberagung ini merupakan program kerja unggulan bidang kesehatan dalam rangkaian pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, yang terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat sejak pagi hari.
Kolaborasi ini menghadirkan tim medis profesional dari RS Aisyiyah Bojonegoro yang terdiri atas dokter umum, perawat, dan apoteker. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut bertujuan memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi warga desa tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Koordinator KKN Kelompok 01 STIT MUBO, Shahirul, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesehatan merupakan investasi penting dalam kehidupan. Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan yang layak adalah hak setiap warga negara. Oleh karena itu, kegiatan pengobatan gratis ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Untuk menjamin kenyamanan dan ketertiban layanan, panitia menerapkan alur pelayanan yang sistematis. Proses dimulai dari pendaftaran dan pendataan administrasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Selanjutnya, warga mendapatkan konsultasi dokter untuk penegakan diagnosis serta saran medis, kemudian pengambilan obat-obatan di bagian farmasi sesuai resep dokter secara gratis.
Kepala Desa Sumberagung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN STIT MUBO serta tim medis RS Aisyiyah Bojonegoro atas terselenggaranya kegiatan pengobatan gratis tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena sangat membantu warga dalam memperoleh layanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 01 STIT Muhammadiyah Bojonegoro menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus penghubung antara fasilitas layanan publik dan masyarakat perdesaan. Pengabdian ini menjadi bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat lokal.





