Temu Kangen Kepengurusan, PD IPM Bojonegoro Gelar Iftar Ramadan dan Konsolidasi

Share

MENTARI.OR.ID II Bojonegoro — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Iftar Ramadan dan konsolidasi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Bojonegoro pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personalia PD IPM Bojonegoro sebagai upaya mempererat solidaritas serta memperkuat ukhuwah antaranggota.

Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran kepengurusan PD IPM Bojonegoro periode 2021–2023. Kehadiran lintas generasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesinambungan koordinasi dan transfer pengalaman organisasi, sehingga tidak hanya diketahui oleh sebagian personalia, tetapi menjadi pengetahuan bersama demi kemajuan IPM Bojonegoro.

Ketua Umum PD IPM Bojonegoro, Nasarudin Yusma, mengapresiasi kehadiran seluruh personalia, termasuk para pengurus dari periode sebelumnya. Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi agar tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan.

“Seluruh kader IPM Bojonegoro yang memimpin wajib menjaga integritas dan kewarasan dalam berdakwah. Bojonegoro adalah daerah besar, sehingga kadernya harus mampu memberikan dampak, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PD IPM Bojonegoro periode 2021–2023, Muhammad Iqbal, mengingatkan para kader yang tengah mengemban amanah agar tetap berorientasi pada tujuan utama IPM, yaitu membentuk pelajar Muslim yang berakhlak karimah.

Menurutnya, akhlak mulia tidak boleh diabaikan meskipun kader telah memiliki ilmu dan keterampilan. Ia menegaskan bahwa akhlak merupakan ranah hati yang berfungsi sebagai pengendali ambisi agar tetap berada pada tujuan organisasi.

“Akhlakul karimah harus terus dijaga agar hubungan antaranggota tetap harmonis. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Q.S. Al-Isra ayat 7, bahwa kebaikan yang kita lakukan sejatinya kembali untuk diri kita sendiri,” tuturnya.

Setelah sesi konsolidasi, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Acara kemudian ditutup dengan diskusi program kerja ke depan menjelang berakhirnya periode kepemimpinan, dengan harapan dapat dituntaskan dengan husnul khatimah.

Penulis: Adam F.

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *