MENTARI.OR.ID II BOJONEGORO — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bojonegoro meluncurkan gerakan literasi digital yang berfokus pada kampanye internet sehat guna merespons keresahan para orang tua terhadap perilaku digital anak-anak di tengah maraknya konten negatif di media daring. (10/05/2026)
Program tersebut menyasar lebih dari 600 siswa dari 20 SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PDPM Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro–Tuban, serta para kepala sekolah dan guru.
Manajer Program PDPM Bojonegoro, M. Sholikhul Anwarudin, mengatakan banyak orang tua merasa khawatir karena anak-anak memiliki akses teknologi yang luas, namun belum diimbangi dengan pendampingan etika digital yang memadai.
“Kami tidak ingin siswa hanya mahir teknologi, tetapi kehilangan jati diri,” ujar pria yang akrab disapa Aan tersebut.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro–Tuban, Unsa Hudiana. Menurutnya, sekolah dan guru memiliki tanggung jawab besar dalam membekali siswa pemahaman mengenai batasan hukum dan moral di ruang digital.
Sementara itu, program literasi digital tersebut mendapat dukungan penuh dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Perwakilan EMCL, Ukay Subqy, menilai literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi investasi dalam menjaga karakter generasi muda.
“Kami sangat peduli terhadap gerakan literasi ini. Literasi digital adalah benteng utama agar kemajuan teknologi tidak justru merusak tatanan sosial dan etika generasi muda kita,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan industri hulu migas dalam program tersebut merupakan bentuk sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital di Bojonegoro berjalan ke arah yang positif.
Rangkaian pelatihan literasi digital dijadwalkan berlangsung hingga September 2026. Program tersebut akan ditutup dengan Kompetisi Literasi Digital yang dirancang untuk mendorong siswa menjadi kreator kampanye internet sehat sekaligus agen penangkal hoaks.
Keterlibatan EMCL bersama SKK Migas dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi pelajar di Kabupaten Bojonegoro.
![]()





