MENTARI.OR.ID II Blora – SMP At-Tajdid Muhammadiyah Blora kembali menunjukkan kiprahnya dalam ajang kompetisi tingkat nasional. Mili Banyu B, siswa kelas VIII, turut ambil bagian dalam Muhammadiyah Education Awards (MEA) 2026 pada mata lomba ISMU in English jenjang SMP/MTs yang digelar pada 8 Agustus 2026.
MEA 2026 diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Keikutsertaan Mili menjadi bagian dari komitmen SMP At-Tajdid Muhammadiyah Blora dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, bahasa, wawasan keislaman, serta keberanian berkompetisi di tingkat nasional.
Dalam persiapannya, Mili mendapatkan pendampingan dari Nadhira selaku guru pembimbing. Pembinaan dilakukan secara konsisten melalui latihan dan bimbingan yang terarah. Selain memperdalam materi ISMU, Mili juga berlatih menggunakan bahasa Inggris secara tepat, meningkatkan kepercayaan diri, serta membiasakan diri menghadapi atmosfer kompetisi.
Konsistensi dalam menjalani latihan menjadi salah satu bekal penting Mili dalam mengikuti kompetisi tersebut. Proses pembinaan tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan mental dan kesiapan peserta didik untuk berkompetisi.
Nadhira mengapresiasi semangat dan kedisiplinan Mili selama mengikuti proses pembinaan.
“Mili menunjukkan kemauan belajar yang baik dan konsisten selama proses persiapan. Kompetisi seperti ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga bagaimana siswa berani belajar, berproses, dan mengembangkan kemampuan. Semoga pengalaman di MEA 2026 menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” ungkapnya.
Sementara itu, Mili Banyu B mengaku bersyukur dapat mengikuti ajang MEA 2026. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran, terutama dalam hal kedisiplinan dan kepercayaan diri.
“Saya merasa senang dan bersyukur bisa mengikuti kompetisi tingkat nasional ini. Selama persiapan, saya belajar untuk lebih disiplin dan percaya diri. Pengalaman ini membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar dan mencoba kompetisi lainnya. Semoga ke depan saya bisa meraih prestasi yang lebih baik dan membawa nama baik sekolah,” tuturnya.
Kepala SMP At-Tajdid Muhammadiyah Blora, Firman, turut memberikan apresiasi atas keikutsertaan Mili dalam kompetisi tersebut. Ia menilai keberanian siswa untuk tampil dalam ajang tingkat nasional merupakan bagian penting dari proses pengembangan potensi peserta didik.
“Kami bangga melihat keberanian dan semangat Mili untuk berkompetisi di tingkat nasional. Prestasi bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi juga tentang keberanian untuk keluar dari zona nyaman, belajar, dan membawa nama baik sekolah. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya,” ujarnya.
Keikutsertaan Mili dalam MEA 2026 semakin memperkuat komitmen SMP At-Tajdid Muhammadiyah Blora dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang akademik, bahasa Inggris, dan wawasan keislaman. Pengalaman berkompetisi di tingkat nasional diharapkan menjadi bekal bagi Mili untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Sekolah juga berharap pengalaman tersebut dapat mendorong peserta didik lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi. Setiap ajang perlombaan diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar, berkembang, membangun kepercayaan diri, dan memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah.
Dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, SMP At-Tajdid Muhammadiyah Blora terus mengembangkan sejumlah program unggulan, di antaranya International Class Program (ICP), Trilingual Class, Islamic Boarding School, serta Program Bimbingan Kejuaraan.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang unggul dalam akademik, kuat dalam karakter dan keislaman, serta siap berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Oleh: Firman
![]()





