Kajian Pagi Ramadan, SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo Tekankan Puasa Berkualitas

Share

Mentari.or.id II Suasana pagi di Masjid At-Taqwa Sumberrejo tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo berkumpul dengan khidmat dalam agenda rutin kajian pagi bertajuk Ramadan Vibes and Virtue Season 2. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 07.15–07.45 WIB ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman adab dan penguatan spiritualitas selama menjalankan ibadah puasa.

Acara dibuka dengan pesan inspiratif dari Kepala SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo, Muryanti. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya manajemen waktu, khususnya kebiasaan belajar setelah salat Subuh.

“Waktu setelah Subuh adalah waktu yang penuh keberkahan. Saat udara masih segar dan pikiran tenang, itulah saat terbaik bagi kader Muhammadiyah untuk menyerap ilmu. Belajar di waktu fajar bukan hanya soal nilai di rapor, tetapi juga menjemput keberkahan Allah,” ujarnya di hadapan para siswa.

Memasuki sesi inti, Ustazah Amelia selaku pemateri menyampaikan kajian bertema Tiga Pilar Adab agar Puasa Berkelas. Materi ini dirancang agar siswa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memahami esensi puasa yang berkualitas.

Untuk menarik perhatian siswa, Ustazah Amelia mengawali kegiatan dengan pertanyaan interaktif seputar alasan umat Islam berpuasa. Ia juga mengajak siswa melakukan “tepuk puasa” agar suasana lebih semangat dan komunikatif.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dasar kewajiban puasa sebagaimana tertuang dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Berdasarkan ayat tersebut, Ustazah Amelia menguraikan tiga pilar adab berpuasa sebagai berikut:

1. Menjaga Diri dari Nafsu (Self-Control)

Siswa diajak tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dari perkataan buruk serta menahan pandangan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

2. Bersabar (Patience)

Puasa merupakan madrasah kesabaran, baik dalam menjalankan ketaatan beribadah maupun dalam mengendalikan emosi terhadap sesama teman.

3. Memperbanyak Amal Ibadah (Extra Deeds)

Ramadan menjadi momentum fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) melalui tadarus Al-Qur’an, zikir, dan sedekah.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga Ramadan menjadi sarana transformasi karakter.

“Kami ingin anak-anak merasakan suasana Ramadan yang positif, di mana setiap detiknya diisi dengan adab yang mulia,” tutur Ustazah Amelia.

Antusiasme tampak dari wajah para siswa. Salah satu siswa kelas IV, Caira, mengaku termotivasi untuk memanfaatkan waktu Subuh dengan lebih produktif.

“Biasanya setelah Subuh rasanya ingin tidur lagi, tetapi setelah mendengar pesan Ibu Kepala Sekolah, saya ingin mencoba langsung belajar. Ternyata waktu Subuh itu waktu emas,” ungkapnya.

Sementara itu, Arsa, siswa kelas IV lainnya, mengaku terkesan dengan materi tentang menjaga lisan.

“Ternyata puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan marah dan tidak berkata buruk kepada teman. Kajian tadi seru dan membuat saya semakin semangat berpuasa,” ujarnya.

Melalui agenda Ramadan Vibes and Virtue ini, SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo berharap puasa tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum pembentukan karakter. Dengan menerapkan tiga pilar adab—menjaga diri, bersabar, dan memperbanyak amal—setiap siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi religius, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Kegiatan berakhir tepat pukul 07.45 WIB. Para siswa kembali ke kelas masing-masing dengan semangat baru untuk melanjutkan pembelajaran.

*) Penulis: Novi Ardiyanti II Editor: Fahrul Isna Arsyada

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *