SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tebar Kepedulian melalui Ibadah Kurban Iduladha 1447 H

Share

MENTARI.OR.ID II BOJONEGORO — Suasana kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan ibadah kurban Iduladha 1447 Hijriah di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (SD MUDABO), Jumat (10 Dzulhijjah 1447 H). Sejak pagi, panitia, guru, pegawai, dan relawan bergotong royong menyiapkan proses penyembelihan hingga pendistribusian hewan kurban secara tertib dan penuh kekeluargaan.

Pada tahun ini, SD MUDABO menerima amanah dari 49 jamaah kurban berupa enam ekor sapi, enam ekor kambing, serta satu jamaah RendangMu. Penyembelihan dilaksanakan di lingkungan SD MUDABO untuk lima ekor sapi dan lima ekor kambing, sementara hewan kurban lainnya didistribusikan melalui Masjid At-Taqwa Bojonegoro dan PRM Klepek Sukosewu Bojonegoro.

Dalam pelaksanaannya, SD MUDABO menerapkan konsep kurban yang bersih, rapi, dan ramah lingkungan. Daging kurban dikemas menggunakan daun jati dan besek bambu guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menjaga kualitas dan kebersihan daging.

Proses pengemasan dilakukan secara higienis oleh panitia sebelum didistribusikan kepada para shohibul kurban, warga sekitar Kampus Suropati dan Sumodikaran, keluarga besar SD MUDABO, jamaah Masjid Ahmad Dahlan Kampus Sumodikaran, tetangga kurang mampu guru dan pegawai, serta sejumlah lembaga Muhammadiyah seperti PRM Dander, SD Muhammadiyah 3 Soko Tuban, dan SMP Muhammadiyah 7 Kepohbaru.

Ketua pelaksana kurban, Wilik Indrayani, mengatakan kegiatan kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga sarana menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial.

“Kurban menjadi momentum untuk menanamkan nilai berbagi dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD MUDABO, Nurul Hidayah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa diajak belajar tentang rasa syukur, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama,” katanya.

Apresiasi juga datang dari para shohibul kurban. Salah satu wali murid, Mama Gwen, orang tua siswa kelas 3 Ustman Bin Affan, mengaku puas dengan pelaksanaan kurban tahun ini.

“Alhamdulillah, luar biasa bagus, rapi, dan bersih. Semoga tahun depan bisa kembali bergabung,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Mama Atta dan Azzam yang mengapresiasi kerja panitia dalam proses distribusi daging kurban.

“Terima kasih kepada seluruh panitia kurban. Alhamdulillah daging sudah diterima dengan baik dan bisa berbagi dengan saudara-saudara,” ujarnya.

Kegiatan kurban tersebut diharapkan terus menjadi sarana mempererat kepedulian sosial sekaligus membangun karakter generasi muda yang religius dan peduli terhadap sesama.

Penulis: Suyeni

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *