Sarasehan BIKKSA, BAKESOS, dan POSBAKUM Meriahkan Milad ke-109 ‘Aisyiyah PCA Balen

Share

MENTARI.OR.ID II BOJONEGORO — Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Balen menggelar peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang dirangkai dengan sarasehan BIKKSA, BAKESOS, dan POSBAKUM di Gedung 2 MIM 15 Penganten, Desa Penganten, Kecamatan Balen, Ahad (31/5/2026).

Meski cuaca siang cukup terik, ratusan kader ‘Aisyiyah dari berbagai ranting di wilayah Balen tetap antusias menghadiri kegiatan tersebut. Peserta berasal dari seluruh PRA se-Cabang Balen, serta beberapa PRA dari wilayah Pacing, Ngrandu, dan Sukosewu.

Kegiatan dihadiri Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bojonegoro Yuliatin Lailiyah beserta jajaran PDA dari unsur BIKKSA, BAKESOS, dan POSBAKUM, Ketua PCM Balen, Kepala Desa Penganten, Ketua TP PKK Desa Penganten, unsur PRM, Kepala MIM 15 Penganten, serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan penampilan siswa TK ABA dan siswa MIM 15 Penganten. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi pada pukul 14.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yumna, siswi kelas V MIM 15 Penganten. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars ‘Aisyiyah yang dipandu Zahra, siswi SMP Muhammadiyah 4 Balen.

Dalam sambutannya, Ketua PCA Balen menjelaskan bahwa peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah menjadi wujud rasa syukur atas terlaksananya berbagai program organisasi yang telah berjalan secara efektif dan efisien.

Ia memaparkan sejumlah program unggulan PCA Balen, di antaranya pengajian rutin pimpinan dengan materi Adabul Mar’ah, santunan dhuafa, senam bersama setiap Ahad pagi di Klinik Muhammadiyah Balen, Sekolah Lansia Berdaya, program MAPAK (Emak-Emak Berdampak), serta layanan pendampingan pemindahan fasilitas kesehatan ke Klinik Muhammadiyah Balen melalui petugas penghubung di setiap ranting.

Sementara itu, Ketua PDA Bojonegoro, Yuliatin Lailiyah, dalam pidato Miladnya mengajak seluruh kader ‘Aisyiyah untuk terus memperkuat peran perempuan dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat.

“Bertambahnya usia ‘Aisyiyah harus diiringi dengan bertambahnya semangat, kiprah, dan manfaat bagi umat, sekaligus memperkuat amal usaha yang dimiliki ‘Aisyiyah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya dakwah yang mengedepankan nilai perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan inti berupa sarasehan menghadirkan tiga narasumber dari PDA Bojonegoro. Masfiani menyampaikan materi tentang BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ‘Aisyiyah), Lilik Ulfi Hyati memaparkan program BAKESOS (Balai Kesejahteraan Sosial), sedangkan Ina Faiqotun menjelaskan peran POSBAKUM dalam memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat, khususnya terkait persoalan keluarga, perempuan, anak, dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Sarasehan yang dimoderatori Khoerul Isnaini tersebut berlangsung interaktif hingga pukul 16.20 WIB. Melalui kegiatan ini, PCA Balen berharap kader dan masyarakat semakin memahami layanan konsultasi keluarga, kesejahteraan sosial, serta bantuan hukum yang tersedia di lingkungan ‘Aisyiyah.

Penulis: Khoerul Isnaini

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *