IGABA Sewilker 2 Gelar Orientasi dan Pembinaan Pemimpin Tunas Athfal di Dander

Share

BOJONEGORO — Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Sewilayah Kerja (Sewilker) 2 menggelar kegiatan Orientasi dan Pembinaan Pemimpin Tunas Athfal di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini diikuti 42 guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal dari Kecamatan Balen, Kapas, Sukosewu, dan Sugihwaras.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan calon pembina Tunas Athfal dalam mengelola kegiatan kepanduan anak usia dini sebagai sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kepanduan Hizbul Wathan yang disampaikan oleh jajaran Kwartir Daerah Hizbul Wathan Bojonegoro. Materi Sejarah Hizbul Wathan disampaikan oleh Ketua Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro, Ramanda Suyuthi.

Sementara itu, Sekretaris Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro, Ramanda Ahmad Syafi’i, menyampaikan materi tentang Prinsip-Prinsip Dasar Kepanduan Hizbul Wathan dan Metode Pembinaan Anak. Adapun materi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Hizbul Wathan disampaikan oleh Ramanda Mat Muin, sedangkan materi Upacara Latihan Tunas Athfal disampaikan oleh Ramanda Ahmad Afandy.

Selain menerima materi teori, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan praktik lapangan, simulasi pembinaan, permainan edukatif, dan diskusi kelompok yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam mendampingi anak usia dini.

Panitia menyampaikan bahwa Tunas Athfal merupakan wadah pembinaan anak usia dini yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan sejak dini. Karena itu, guru memiliki peran strategis sebagai pembina dalam membentuk karakter generasi muda.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para guru mampu menjadi pemimpin Tunas Athfal yang kreatif, inspiratif, dan mampu mengimplementasikan metode pembinaan yang menyenangkan sesuai dengan perkembangan anak usia dini,” ujar panitia.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi dengan pemateri, serta mempraktikkan berbagai metode pembinaan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Melalui orientasi dan pembinaan ini, IGABA Sewilker 2 berharap lahir pembina-pembina Tunas Athfal yang kompeten dan berkomitmen dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, serta memiliki jiwa kepanduan yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, penyampaian pesan dan kesan peserta, serta foto bersama sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan Gerakan Tunas Athfal di lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal, khususnya di wilayah kerja 2 Kabupaten Bojonegoro.

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *