Siswa ICP MTsM 1 Banjaranyar Belajar Proses Industri Modern di PT Amerta Indah Otsuka

Share

MENTARI.OR.ID II Pasuruan, 30 Juni 2026 – Siswa kelas VII dan VIII Program International Class Program (ICP) MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar mengikuti kegiatan Outdoor Learning Activity dengan mengunjungi pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai dunia industri dan penerapan teknologi modern.

Kunjungan edukatif tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan industri sekaligus mengenalkan siswa pada budaya kerja profesional, standar mutu produksi, dan pemanfaatan teknologi dalam proses manufaktur.

Setibanya di lokasi, rombongan siswa yang didampingi para guru disambut oleh pihak perusahaan dan mendapatkan pemaparan mengenai profil PT Amerta Indah Otsuka, sejarah perusahaan, serta komitmen dalam menjaga kualitas dan keamanan produk.

Selanjutnya, para siswa diajak mengunjungi dua fasilitas produksi utama, yakni pabrik Pocari Sweat dan Soyjoy. Di lokasi tersebut, mereka memperoleh penjelasan mengenai proses pengolahan bahan baku, sistem produksi, pengendalian kualitas, hingga tahap pengemasan yang telah menggunakan teknologi otomatis berbasis robot.

Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana konsep-konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam dunia industri modern, mulai dari manajemen produksi hingga penerapan teknologi dan inovasi.

Selain mendapatkan pengalaman belajar yang berharga, para peserta juga menerima produk dari PT Amerta Indah Otsuka sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan edukatif tersebut.

Salah satu peserta, Qoidah Fadhilah Wirdatul, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman melihat langsung proses produksi memberikan pemahaman baru yang tidak didapatkan hanya melalui pembelajaran di kelas.

“Sangat menyenangkan bisa melihat langsung proses pembuatan Pocari Sweat dan Soyjoy. Selama ini saya hanya mengenal produknya, tetapi ternyata proses produksinya sangat panjang, teliti, dan didukung teknologi yang canggih. Pengalaman ini membuat saya semakin semangat belajar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar, Mugiharti, menjelaskan bahwa kegiatan outdoor learning merupakan bagian dari upaya madrasah menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan bermakna bagi peserta didik.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap wawasan siswa semakin luas, memiliki perspektif global, serta termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman belajar di luar kelas menjadi sarana penting dalam membentuk generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar berharap para siswa semakin mengenal dunia industri, memahami pentingnya teknologi dalam kehidupan modern, serta memiliki semangat untuk terus mengembangkan kompetensi diri sebagai generasi yang berkemajuan.

Kontributor: Wirdatul Ulumiyah

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *