Lazismu Jatim dan Bojonegoro Survei Lokasi Sumur Bor Program SAUM di Baureno

Share

BOJONEGORO, 3 Oktober 2026 — Lazismu Jawa Timur bersama Lazismu Bojonegoro melakukan assessment dan survei titik pengeboran sumur bor di Masjid Al-Mu’awanah, Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (3/10/2026).

Survei tersebut menjadi tahap awal untuk memastikan lokasi pengeboran berada pada titik yang tepat dan efektif. Sumur bor yang akan dibangun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi jamaah masjid dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini melibatkan Lazismu PWM Jawa Timur, Lazismu Bojonegoro, serta muwakif Nur Habidah dan Arifin dari Surabaya yang memberikan dukungan untuk program sumur bor tersebut. Proses pengeboran dijadwalkan mulai Kamis (8/10/2026).

Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, Sartono, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari program SAUM (Sanitasi Untuk Masyarakat) yang berada dalam Pilar Kesehatan Lazismu.

“Program sumur bor ini merupakan realisasi dari program SAUM atau Sanitasi Untuk Masyarakat yang menjadi bagian dari Pilar Kesehatan Lazismu,” ujar Sartono.

Menurut Sartono, penyediaan sumber air bersih tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumsi, tetapi juga mendukung kebersihan, sanitasi, serta aktivitas ibadah masyarakat.

Ketua Lazismu Jawa Timur, Prof. Dr. Sigit Hermawan, M.M., mengatakan SAUM merupakan salah satu program unggulan yang diarahkan untuk memenuhi hak dasar masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera.

“Program unggulan ini difokuskan pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat prasejahtera untuk mendapatkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak,” jelas Prof. Sigit.

Ia menambahkan, salah satu implementasi program SAUM dilakukan melalui penyediaan infrastruktur air bersih, termasuk pembangunan sumur bor bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua sekaligus Koordinator PDM Bojonegoro Bidang Lazismu, Drs. H. A. Khudlori, M.Si., menilai pembangunan sumur bor merupakan langkah strategis yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Program sumur bor ini merupakan langkah strategis dan jangka panjang dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Diharapkan program ini dapat memberikan solusi terbaik dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” ungkap Khudlori.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kualitas kehidupan masyarakat. Program pemberdayaan, lanjut Khudlori, perlu diarahkan pada penyediaan sarana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pembangunan sumur bor di Masjid Al-Mu’awanah diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Ketersediaan air dapat mendukung kebutuhan sehari-hari, kebersihan, sanitasi, hingga aktivitas ibadah di masjid.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi Lazismu Jawa Timur dan Lazismu Bojonegoro bersama para muwakif dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat Baureno.

Melalui assessment dan survei lokasi tersebut, Lazismu berharap pembangunan sumur bor dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Ansorul Hakim

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *