Lazismu KL PCM Kota Bojonegoro Berikan Tali Asih kepada Guru Purna SMA Muhammadiyah 1

Share

MENTARI.OR.ID II Bojonegoro, 7 Oktober 2026 — Lazismu Kantor Layanan (KL) PCM Kota Bojonegoro memberikan tali asih kepada pendidik yang telah memasuki masa purna tugas di lingkungan Perguruan Muhammadiyah PCM Kota Bojonegoro. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Rabu (7/10/2026).

Pemberian tali asih berupa uang pesangon diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan SMP Muhammadiyah 2 dan SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro yang telah memasuki masa pensiun. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan atas pengabdian mereka selama bertahun-tahun kepada dunia pendidikan, bangsa dan negara, khususnya kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Melalui program tersebut, PCM Kota Bojonegoro berharap para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah purna tugas dapat merasakan ketenangan dan kebahagiaan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya.

Sementara bagi para pendidik dan tenaga kependidikan yang masih aktif, pemberian tali asih tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja, dedikasi, dan profesionalitas dalam menjalankan amanah di bidang masing-masing.

“Pengabdian di Muhammadiyah bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga bagian dari ibadah dan perjuangan. Karena itu, mereka yang telah menyelesaikan masa pengabdian patut mendapatkan apresiasi dan perhatian dari Persyarikatan,” demikian semangat yang mendasari program tersebut.

Selain memberikan tali asih kepada guru purna tugas, PCM Kota Bojonegoro melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen) bersama Kantor Layanan Lazismu Kota Bojonegoro juga terus mengembangkan program pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah.

Salah satu program yang telah berjalan adalah pembiasaan ibadah bagi peserta didik dan guru sebelum dan setelah kegiatan pembelajaran. Sebelum memulai pelajaran, para siswa dan guru melaksanakan Salat Dhuha di Mushala At-Tarbiyah yang representatif.

Setelah kegiatan pembelajaran selesai, siswa dan guru melaksanakan Salat Zuhur berjamaah. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan program tahfiz dan tahsin Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis.

Program pembiasaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar PCM Kota Bojonegoro dalam membangun karakter peserta didik sekaligus meningkatkan ketaatan dan keistiqamahan warga sekolah dalam beribadah kepada Allah SWT.

Selain itu, para siswa dan guru juga diwajibkan mengikuti Salat Jumat secara tertib dan khusyuk sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan serta penguatan karakter religius di lingkungan Perguruan Muhammadiyah.

Berbagai program pendidikan dan pembinaan keagamaan tersebut mendapatkan dukungan pembiayaan dari Pilar Pendidikan Lazismu Daerah Bojonegoro. Dana yang dikelola oleh Kantor Layanan Lazismu Kota Bojonegoro bersumber dari para muzaki yang berdomisili di wilayah Kota Bojonegoro, termasuk kontribusi dari staf dan sejawat RSA Bojonegoro.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara PCM Kota Bojonegoro, Majelis Dikdasmen, dan Lazismu dalam memperkuat pendidikan Muhammadiyah. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga membangun budaya sekolah yang menanamkan nilai ibadah, akhlak, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan gerakan pendidikan Muhammadiyah semakin memberikan manfaat bagi warga Persyarikatan sekaligus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Loading

Admin

Salah satu rakyat biasa di negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *